Aluna
Melodia. Tercatat sebagai mahasiswi fakultas ekonomi di salah satu perguruan
tinggi negeri di Palembang. Berprestasi cukup
gemilang. Soal cantik… itu relatif. Tergantung dari mana kita menilai seorang
Melody. Ketika ditanya oleh teman-temannya tentang bagaimana seorang Melody
itu, Melody menjawab “Tipe darah B, Cancer, K-Pop fan. Kalo lo mau tau lebih
lanjut, baca fakta tentang tipe darah B dan Cancer! Hahahaa”Melody tertawa
lepas. Melody benar-benar mempercayai hampir semua fakta tentang tipe darah B
dan zodiac Cancer. Dia akan menjawab “It’s so meeee!!!”.
Melody
melangkah riang menuju kelas. Dia sangat mencintai hari ini. Senin. Itu nggak
selalu monster day, opininya saatt ini. Melody sangat mencintai mata kuliah
manajemen operasi. Karena dia akan bertemu dengan beberapa cowok yang
menurutnya goodlooking dan pantas dijadikan motivasi kuliah untuk mata kuliah
itu.
Kevin.
Cowok yang digandrungi Dian, sahabatnya, salah satu penghuni kelas MO itu.
Tinggi,dan terlihat seperti keturunan korea. Benar-benar tipe idaman seluruh
wanita.
Kemudian
Alex. Salah satu anggota klub fotografi yang cukup popular di kampusku.
Terlihat seperti bad boy, tapi rajin iPray 5, maksudnya .. sholat. Sebagai muslim
yang taat.
“hari
ini siapa yang presentasi, Di ?”
“kelompok
3 sih kayaknya. Yang lain pada kemana?”Dian membolak-balik buku Manajemen
Operasi didepannya.
“mana
gue tau ..” melody mengeluarkan buku dari tasnya. Selang beberapa saat ,
asisten dosen datang. Alex yang duduk tepat dihadapannya tiba-tiba menoleh
kebelakang.
“boleh
gue pinjem buku lo? Gue ga ngerti kalo ga pake buku.”dengan bingung Melody
menyodorkan buku miliknya untuk Alex. Melody menoleh kea rah Dian yang menatap
dengan penuh arti.
“Apaaan??
“desis Melody pelan sambil melirik Dian tajam. Rasa kantuk mulai menyerang seantero kelas. Sejujurnya,
Melody tidak begitu menyukai mata kuliah ini.
**
Reza
Wijaya. Kakak tingkat yang akhir-akhir ini terlihat sering mencuri pandang kea
rah Melody. Dari informasi yang belum valid, Reza tidak pernah berpacaran
seumur hidupnya. Melody tersenyum geli setiap mengingat fakta yang belum pasti
itu. Melody melihat layar gadget-nya. Notifikasi dari salah satu social media
yang dimilikinya, Path. Melody sedikit terkejut. Reza Wijaya request di Path? Wow!
Dengan
iseng Melody melihat sekilas timeline Path Reza. Dan beberapa detik kemudian
dia sadar, Detik itu juga Reza akan mendapat notifikasi “Aluna Melodia visited your Path”. Ketauan kan kepo-nya........ Melody
menghela nafas berat.
“Mel,
ke kantin yuk ..”Dian menyadarkan Melody dari lamunan singkatnya di sore hari
ini. Melody melangkah gontai.
Teman-temannya
sibuk membahas perjalanan liburan mereka dan dipastikan Melody tidak akan ikut.
Ada hal-hal yang harus dipertimbangkan dengan matang.
Melody
membuka akun Instagram-nya dan berniat untuk sedikit kepo melihat followers
salah satu temannya. Reza Wijaya? Tanpa pikr panjang Melody membuka Instagram
Reza dan tanpa disadari dia meng-klik like button. Oh damn! Detik itu juga
Melody meng-klik unlike button. Walaupun dia sebenarnya tahu, di gadget Reza
akan terlihat bahwa Melody menyukai salah satu fotonya. Padahal faktanya,
melody sama sekali tidak mem-follow akun Reza. Perfect.
Tidak
lama dari kejadian “like dan unlike” itu, Melody membuka notifikasi baru.
Request dari Reza yang ingin mem-follow instagramnya. GOOD! Ah my life is over nowwww. Melody pasrah.
**