Minggu, 16 Februari 2014

Suprise-Farewell-Party

Diposting oleh NANDA di 6:34:00 PM 0 komentar

15 februari 2014. tepat satu tahun delapan hari aku disini.

pusat penelitian lingkungan hidup unsri, sebuah konsultan lingkungan dibawah nama lembaga besar universitas.

dari awal masuk, sebenernya aku setengah terpaksa. yaah karena ayah ku terus terusan memaksaku untuk menghadap kepala pplh yang saat itu merupakan temannya. alih alih "belajar kerja" , lama kelamaan kantor seperti rumah kedua.

akhirnya, ga lama kemudiaan kepala pplh pun berganti. seorang doktor lulusan luar negeri, baru pulang dari new york, katanya. masih muda. 40++. karismatik. dan hampir semua rekan ngefans sama beliau.

hubungan antara rekan pun silih berganti musim. yaa kadang kala diselimuti perang dingin. diikuti dengan karakterku yang moody.

yaah jujur sih.. selama satu tahun disana, mbak  ade, partnerku sesama staf keuangan (aku mungkin lebih tepat disebut staf akuntansi di kemudian hari), lama kelamaan semacam udah ga ada rahasia lagi. sebenarnya aku tipikal orang yang selalu waspada. i mean, aku jarang bisa "terikat" dengan seseorang. apalagi udah dari awal masuk aku bertekad untuk melakukan just one year experience here dan alhamdulillah kesampean. ya semoga ditempat yang baru aku bisa lebih baik dan bisa mengambil pelajaran tentang hubungan rekan kerja. semoga ga seperti aku disana. semacam ada dinding antara kelompok satu dengan yang lainnya. dan sayangnya ga ada yang berniat mecahin dinding itu.

sabtu, 15 februari 2014 kemarin hari terakhir aku datang ke kantor. aku masih menemani mbak ade ke bank, masih untuk keperluan kantor.

aku kira hanya akan ada rapat tentang diklat amdal. ternyata rapat evaluasi. aku sedikit khawatir, karena hari sebelumnya aku menumpahkan semua unek unek dengan bapak kepala.

daaaan ketika sholat zuhur yang agak telat sayup sayup dari ruang meeting suara bapak kepala menyebut kata "selametan atau pelepasan" atau apalah. aku yang berada didalam mushola mulai connect dg segala kejadian hari itu. alih alih menyiapkan pidato perpisahan, aku duluan menangis di mushola. rekan rekan disini udah kayak keluarga. ya walaupun ada beberapa dinding yang kasat mata.

finally, its a surprise farewell party.
aku benar benar terharu.

terima kasih aja mungkin udah ga cukup untuk bapak kepala yang ternyata sayang bgt sama aku hehehee #pede
padahal reward yang aku dapet udah lebih dari cukup sebelumnya.

alhamdulillah. Allah mengirimkan orang-orang sebaik mereka untuk memberikan aku pelajaran tentang kehidupan yang ga aku dapet di kuliah.

im so touched:")

Kamis, 13 Februari 2014

I didn't know what is love

Diposting oleh NANDA di 12:00:00 AM 0 komentar

Agustus 2003..
Riuh suara siswa mengalun dari tiap kelas. hari pertama untuk seorang siswi baru di smp pelita harapan, dinda anindya, tidak terlalu buruk. Ia memperhatikan sekeliling mencoba melihat apakah ada sosok teman yang ia kenal sebelumnya. tapi percuma. dinda baru saja mendarat di kota ini dikarenakan ayahnya telah dipanggil kembali ke indonesia setelah sebelumnya menghabiskan masa kecilnya di Aussie.

***

Dinda POV
Ah aku ngga sendirian disini. ternyata ada Julie juga yaa walaupun ngga sekelas. setidaknya diluar jam pelajaran aku  bisa menggantungkan hidup aku disini.

"heh pinjemin gue penggaris di meja lo itu dong" lamunan Dinda buyar seketika. Dinda menoleh kebelakang bangkunya. Dika. Cowok yang kata temen-temennya termasuk anak yang cukup nakal. Dika menatap Dinda tajam.

"why do you stare at me like that???? youre so creepy" Dinda memalingkan muka.

" stare? ah ribet banget. sini ikutin gue, li-at. apa-an-sih-lo-liat-liat-gue??? gitu aja ga usah sok bule deh disini" Dinda mendengus kesal sambil memberikan penggaris tanpa menoleh kearah Dika lagi.

***

hari demi hari berganti. dan tanpa disadari, Dinda jatuh hati dengan kenakalan Dika. Entahlah, mata coklat Dika menghipnotis setiap gerak Dinda. Dinda berharap banyak, walaupun Dika benar-benar tidak menggubris keberadaan Dinda dan lebih tertarik dengan cewek-cewek populer lainnya.

***

kenaikan kelas pun tiba. dengan otak pintarnya Dinda berhasil masuk di kelas ungulan sma pelita harapan. kelas 2.1. Sementara Dika terdampar dikelas 2.4 jauh dari kelas Dinda. Dinda menatap sekeliling kelas dengan lesu. Walaupun dikelas ini Dinda berhasil duduk sebangku dengan Julie, teman masa kecilnya.

Di kelas inilah Dinda bertemu dengan teman-teman yang berbeda karakter, tapi bisa berbaur dan dengan sengaja membentuk kelompok sendiri.

Tawa riang pun menyelimuti hari-hari mereka hingga suatu hari Dinda mengetahui bahwa Dika telah Berpacaran dengan Julie, sahabatnya.

"lo jadian sama dika?" bisik Dinda ditengah pelajaran.

"sorry...." gumam Julie terpaksa. Dinda diam membatu. meneruskan catatan di depan papan tulis kelas.
konflik dimulai. Tak sedikitpun Dinda menegur Julie. keesokan harinya. Dinda mendengar kabar kalo Dika-Julie-END.

"gue ga bermaksud bohongin elo dinda, gue cuma bingung. gue sendiri ga ngerti sama perasaan gue ke dika. semuanya terjadi begitu aja. dan sorry banget kemarin gue ngambil keputusan bodoh. gue sama dika udah akhirin semua ini. maafin gue udah main rahasiaan sama lo. gue janji ini yang terakhir"

***

pernah ku simpan jauh rasa ini
berdua jalani cerita..
kau ciptakan mimpiku
......

ku harus relakan mu
melupakan senyummu
semua tentangmu tentangku
hanya harap.....

lagu peter pan terdengar dari depan kelas 2.4. Dika yang memegang gitar tampak begitu bersinar dari kejauhan. Pas sekali dengan suasana hati Dinda yang tak menentu. Andika Adhitya. youre just a dream.

***

cerita tentang Dika semakin jauh dari hari hari Dinda. kesibukan menjelang ujian akhir membuat Dinda terpaksa melenyapkan harapan harapan yang sejak dulu Dinda tanam.

***

Februari 2006
"Ry, kalo seandainya gue amnesia. lo bawain aja Dika ke depan gue. pasti gue langsung inget kok siapa diri gue hehehe" Erry, Dewi dan Selly, teman belajar Dinda di tingkat akhir smp ini.

"ah lo mah lebay banget sih Din, udah ah cari lagi kek yang laen masa itu mulu dari dulu...m" Erry protes keras.

"Gue bingung sama lo Din. hari ini mikirin Dika. ntar besok cerit tentang Agung, besoknya lagi cerita tentang Ryan. Jadi sebenernya lo fokus kemana sih???" Dewi yang biasanya hanya menjadi pendengar yang baik sekarang ikutan protes.

Dinda hanya tersenyum. bingung.

***

Akhirnya hari hari yang ditunggu pun tiba. SMP pelita harapan lulus 100%.

***

Agustus 2006
"pokoknya gue harus jadian sama cowok itu harussssss!" ungkap Dinda nyaris menjerit.

"Gue kenal sama dia. Sepupu gue Dinnnnn" Kata widya sambil menulis form pendaftaran SMA Pelita Harapan.

"Baru sehari disini keliatannya lo udah lupa sama dika. dunia ga selebar daun kelor kan din?" Sindir Cyntia. Dinda keki.

***

Mei 2007
Dear diary...
hari ini gue ketemu cinta lama gue di liga sma. dia masih sama kayak 3 tahun yang lalu. lebih rapi.
dia sempet deketin gue ngobrol dan ngeledekin gue anak bunda. dia cerita kalo dia udah jadian sama temen smp dulu. Winda.

gue denger cerita sih kalo awalnya mereka kaya kucing sama anjing. selalu berantem. tapi lama kelamaan segala hal bisa berubah kan?

Akhirnya gue bisa ngobrol bebas tanpa dag dig dug. tanpa perasaan aneh yang dulu sempet ada di hampir selama 1000 hari.

Dan, seenggaknya gue sekarang punya seseorang yang buat hidup ge lebih beruntung hehe

im the "lucky girl".

***

Januari 2014

Dinda melihat notifikasi di layar iphonenya. bbm invitation. Andhika Adhitya?

***

Medio Januari 2014

"Dinda apa kabar?" Chat masuk dari Dika, Andhika Adhitya.

"baik dik, kamu gimana?"

"aku juga. kuliah atau udah kerja skrg?"

"aku masih lanjut kuliah. sambil kerja juga sih. kamu gimana?"

"aku belom selesai din. aku doain semoga kmu sukses yaaaa"

"hahaha iya. amin makasih. masih sama winda?

"enggak. dia udah sama yang lain din" aku terdiam sejenak. nyaris 5 tahun dan kandas gitu aja??? Dinda menghela nafas dan kembali membalas chat itu.

"oh ya ampun sayang banget yaa. sukses terus dik!"

"kamu juga ya din"

the chat has already end.

Dinda tersenyum. Flashback ke masa-masa bodohnya membuat dirinya mentertawai sempitnya pemikirannya dulu . dan senyumnya semakin melebar melihat LINE chat di iphone nya.

im the real "lucky girl".

Rabu, 12 Februari 2014

Farewell Party? Should I?????

Diposting oleh NANDA di 11:42:00 PM 0 komentar

7 februari 2014 lalu sih tepat banget anniversary gue. maksudnya anniv gue sama kerjaan gue di salah satu lembaga konsultan lingkungan yang masih di bawah nama salah satu universitas negeri di palembang.

hari ini... satu tahun lima hari.
ga terasa.
gue yang awal mulanya dipaksa ayah buat join di lembaga ini akhirnya memetik ribuan pelajaran dari sini.

bisa dapet honor dari kerja keras sendiri sih bahagianya luar biasa. yaaaa walaupun masih ada subsidi dari ayah bunda. seenggaknya honor ini bisa buat nambah nambahin belanja hehehe -_-

usaha buat komunikasi sama rekan kerja yang lebih berumur makin lama makin santai ga terlalu kaku. meskipun gue belom bisa kayak orang lain yang haha hihi menye menye didepan rekan lain. terlahir sebagai orang yang cuek bukan berarti gue ga pedulian. gue ga suka basa basi.

konflik? konflik memang pasti ada. dan mungkin berkelanjutan. gabungin begitu banyak sifat dan watak masing-masing diantara puluhan project besar itu nggak mudah.

yaa apalagi sebelumnya sama bos sebelumnya di suruh masuk satu ruangan yang sebenernya ruangan senior. senior ada ya? i mean... orang yg udah lebih lama kerja disana... dan dengan lugunya gue ngambil kursi orang lama itu. yaa kalo mau protes, protes aja sama bos lama. bukan mau gue juga asal ambil kursi, jd jgn dendam yaa :")

gue tipikal orang yang "cukup tau dan males buat cari tau lagi". gue bisa ngerasain apa yang terjadi tanpa sebelumnya dijelasin panjang lebar.

konflik yang awalnya cuma sebiji anggur lama kelamaan tumbuh jadi segede batu karang. eh tjie bahasa gue-_-

mungkin bagi orang-orang tertentu konflik itu ngga terlalu penting. tapi sebenernya perlahan ngerusak budaya perusahaan.

talking about budaya perusahaan. idealnya sebagai pekerja wanita kita dituntut untuk lebih hati hati. bukan grasa grusu bak buk buka sesuatu. yang laki aja bisa kok mbake............ iya, sibuk toh?

hmm yasudahlah.. biarlah kantor menjadi milik mereka aja.

to be honest, temen hampir sebaya yg paling deket cuma si nde. ada sih satu lagi yang nyaris deket. ya cuma doi belum bisa pake ilmu telepati kaya gue sama si nde yang biasa kode-kodean saling tatap-tatapan hehehe jadi sama si doi sih bla bla blahhhh

taurus-cancer katanya emang cocok ya, apalagi kita kan udah cukup dewasa untuk harus berhaha hihi sana sini di jam kerja. yaa bukannya ga boleh sih, liat kiri kanan depan belakang. emang kantor punya situ ajah? kita kita numpang bentar lah plis...  bzzzzzzzz

terus gue masih harus buat farewell dg konflik begini gitu?????

btw, annyeong!

cakupan semesta 2019, fighting!

Because You're The Ice Cubes in My Drinks

Diposting oleh NANDA di 11:10:00 PM 0 komentar

postingan ini agak mellow gitu deh tapi ga pake menye hehehe

first of all, Alhamdulillah! gue lulus jadi capeg di salah satu BUMN yang bonafid hehehe because of Allah, tentunya.

Udah dapet kerja yang insyaallah tetap ini bikin plan-plan di masa depan gue berlomba-lomba jadi waiting list buat jd fokus pemikiran gue. kerja. ngumpulin duit banyak-banyak. married. punya anak. hidup kaya raya aman dunia akhirat.

plan a, plan b bahkan plan az pun udah perlahan gue pikirin diawal. kemungkinan-kemungkinan baik-buruk udah menyeruak dibalik ribuan plan itu. buat makin mellow.

malem ini ntah kenapa kepikiran dia yg deadline akhir. bukan ngga percaya dia bisa nyelesain deadline satu bulan ini dan bisa wisuda secepetnya bulan mei. waktu kita udah ga banyak, i mean... limit syarat usia untuk join di perusahaan bonafid untuk level pendidikan setara kita cukup mepet banget. gue hitung sih kl wisudanya bulai mei, dia cuma punya waktu 2 tahun buat secepetnya dapet kerjaan yang pas. amin.

semoga aja rezekinya lancar biar gue ga mellow mellow amat ya:")

dan plis, pray for me. semoga penempatan gue di wilayah divisi regional gue inilah yaww amiiin!

Sabtu, 08 Februari 2014

Imaji RN

Diposting oleh NANDA di 11:17:00 PM 0 komentar

long time no entryyyyyyy !
annyeong haseyo, jaljinaseoyo??

akhir-akhir ini kebiasaan lama muncul lagi, mengkhayal sebelum tidur. mungkin bagi beberapa orang berpikiran kalo mengkhayal itu cuma ngabisin waktu doang. tapi sensasinya itu lohh..

terlalu parno sama nightmare bikin gue mulai merangkai cerita-cerita versi gue sendiri. yaaa semacam gabungan antara efek k-drama atau novel yang gue baca.

sosok choi young do di drama the heirs jadi aktor utama di imajinasi gue tiap malem. ntahlah, disaat kebanyakan orang milih kim tan, gue lebih suka sama tatapan choi young do yang ... aduhai hahaha

daaaan sampe sekarang gue masih bingung nentuin aktor cewek di imajinasi gue tiap malem. mungkin tingkahnya kayak choi ah jin di medical top team, ataaau.. ah jadi bingung sendiri.

adegan-adegan antara aktor dan aktris dengam setting summer camp jadi favorit gue minggu-minggu ini. yaa sekali lagi karena apa yaa.. romantis romantis lucu gitu. oke sekarang gue senyam senyum sendiri mikirinnya.

1. choi young do makein jaket atau mantelnya buat choi ah jin di tengah acara api unggun. masih dengan tampang bad boynya.

2. choi young do nggak tega ngebiarin choi ah jin piket bersih bersih atau apalah. dan masih dengan tampang *choi young do* nya dia bantuin choi ah jin tanpa sepatah kata pun.

3. di acara hiking, choi young do yang pasti dengan gampangnya ngelewatin itu, memperlambat jalannya dan selalu ada dibelakang choi ah jin buat ngejaga dia.

4. walaupun jauh, mata choi young do tetep merhatiin choi ah jin yang pecicilan sana sini. tatapannya itu ah plis badai banget. kaloau tau hayok sini join di imajinasi gue hahaha

5...... 6......

oke bisa dijudge gue korban. ntah kenapa cowok di drama korea itu badai banget ya walaupun gue tau cowok model begitu ga ada do dunia nyata. nah karena itulah gue kadang suka banget momen gue sebelum tidur. karena gue bisa bikin apa yang ga bisa gue pengen di dunia nyata bisa kejadian di imaji gue. misalnya ngerasain gimana warm-nya pake mantel dinginnya choi young do itu. hahahha

terlalu banyak hal-hal yang  lewat imajinasi gue yang maksa dikeluarin dari otak gue. short story lah minimal. tapi gue terlalu semangat di awal cerita. ujung ujungnya males. moody. lagi.

tapi seenggaknya, dengan gue mengkhayal sebelum tidur bisa meminimalisir nightmare yg selalu dateng tiap malem.

hai.
imaji.

 

Melody of Life Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei