Mata Kevin melihat sekilas anak baru itu . Lucu . Namun Kevin kembali sibuk dengan dunianya sendiri, musik yang mengalun dari headphone nya menemani Kevin mempelajari buku matematika di hadapannya .
"Gue Melody dari Persada International" suara anak baru yang di depan kelas itu terdengar samar-samar di telinga Kevin . Namun ia tak peduli .
"Kevin William, silakan melanjutkan soal di papan ini " Kevin pun dapat dengan lancar menjawab soal yang berada di depan . Soal ini bisa ditaklukan dengan mudah oleh Kevin . Maklumlah, IQ nya di atas rata-rata .
***
Ruang Seni dan Fotografi .
Kevin melihat cowok yang sepertinya anak baru di kelasnya tadi .
"Hei, lo anak kelas gue kan ? Ketua klub ini ? Kebetulan dong , eh kenalin gue Rakka" Raka mengulurkan tangannya . Kevin melepaskan headphone .
"Gue Kevin . Iya satu kelas sama lo . Oh iya , ada yang bisa gue bantu ?"
"Iya nih, gue pengen cepetan daftar di klub seni . "
"Mau bidang apaan , Ka ? "
"Apa ya ? Gue sih bisa vocal sama gitar, tapi gue fokusin ke gitar aja deh "
"Ini form-nya , kalo bisa kumpul secepatnya disini ya "Kevin menyerahkan form anggota baru .
"Kok cuma satu ? bisa minta dua ? soalnya temen gue yang barengan masuk sama gue tadi mau ikutan juga hhe"
"Siapa ?"pasti cewek itu .. gumam Kevin dalam hati .
"Melody laah .. masa lo ga inget ckck "
"Oh iya , yang tadi ?"
"Iya, tolong ya, dia ambil vocal sama piano" sambung Rakka . Tanpa berbicara Kevin langsung memberikan form kedua untuk Rakka , "Thanks, boy . gue duluan ya, mau ke klub olahraga juga"
"Yoyoy"
Hah ? cewek itu mau ikutan seni ? hmm .. lets see ..
***
Bel pun berbunyi , Kevin melangkahkan kaki ke dalam kelas . Samar-samar dia mendengar suara Melody ..
"Jangan-jangan dia homo !” Kevin menatap Melody tajam . Melody pun menatap Kevin dengan ekspresi terkejut . What ? gue digosipin homo ?? Kevin melotot .
***
0 komentar:
Posting Komentar